Langsung ke konten
Jalan Lumba-Lumba, Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara [email protected]
IAIN Ternate Institut Agama Islam Negeri
Beranda Berita Menteri Agama Nasaruddin Umar Sebut Kampus...
Menteri Agama Nasaruddin Umar Sebut Kampus Bukan Menara Gading, Minta Alumni IAIN Ternate Ambil Peran di Masyarakat

Menteri Agama Nasaruddin Umar Sebut Kampus Bukan Menara Gading, Minta Alumni IAIN Ternate Ambil Peran di Masyarakat




Keterangan Foto: Menteri Agama  Nasaruddin Umar  menyampaikan sambutan pada acara Dies Natalis ke-60 IAIN Ternatet dan pelaksanaan wisuda sarjana serta pascasarjana secara daring via  Zoom di hadapan para wisudawan dan wisudawati di Auditorium IAIN Ternate, Minggu (6/9/2026). 

 
TERNATE – Momentum pelaksanaan Dies Natalis ke-60 serta Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate mendapat apresiasi dari Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. 

Ia menyampaikan bahwa di usia yang ke-60 tahun dan mewisuda sebanyak 523 lulusan merupakan suatu kebanggaan bagi IAIN Ternate. Selain itu, menurut dia, IAIN Ternate telah mengalami perubahan dan peningkatan di berbagai aspek untuk menyongsong alih bentuk menjadi UIN. 

“IAIN Ternate mengalami peningkatan, saya selaku pribadi dan kementerian agama mengapresiasi kinerja Rektor, saya juga mendengarkan relasi hubungan antar pemda setempat Gubernur, Bupati dan Wali Kota serta Kanwil Kemenag berlangsung cukup baik,” ujar secara daring melalui Zoom di hadapan para wisudawan dan wisudawati di Auditorium IAIN Ternate, Minggu (6/9/2026). 

Dia menegaskan gelar sarjana menjadi awal bagi 523 lulusan IAIN Ternate di tahun 2026, sehingga diharapkan untuk mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat. Selain itu Menteri Agama Nasaruddin Umar berpesan agar para alumni menyempurnakan bekal akademiknya dengan beragam keterampilan, dan kemampuan serta pemikiran yang adaptif. 

“Sebagai sarjana baru, kalian harus membekali diri dengan keterampilan, skill, multitalent, dan pemikiran yang adaptif di era saat ini,” pintanya. 

Orang nomor satu di Kementerian Agama itu berharap dengan ilmu yang dimiliki alumni IAIN Ternate harus mampu memegang peran penting di tengah masyarakat. Karena menurut dia, ilmu yang diperoleh sepanjang menempuh pendidikan tinggi perlu menafsirkan menjadi kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat. 

“Kampus bukan menara gading, melainkan instrumen perjuangan untuk membela hak-hak masyarakat. Saya berterima kasih kepada mahasiswa dan alumni yang telah memberikan contoh yang baik,” ucapnya. 

Lebih lanjut, Menag juga mengingatkan soal pentingnya menjaga kehidupan yang damai dan rukun. Ia menyentil konflik yang masih berlangsung di sejumlah kawasan dunia dan dampaknya terhadap perkembangan masyarakat. 

Nasaruddin menuturkan, masyarakat yang hidup dalam suasana damai memiliki ruang lebih luas untuk melahirkan akademisi, ilmuwan, dan generasi yang produktif. 

“Jika masyarakatnya tenang, damai, dan rukun seperti di Indonesia, maka yang akan lahir adalah profesor, ilmuwan sejati, dan orang-orang yang arif,” tuturnya. 

Untuk itu, ia berharap IAIN harus berperan penting agar masyarakat di kota Ternate dan Maluku Utara semakin banyak yang memperoleh pendidikan tinggi dan mampu mengembangkan potensinya. Ia juga menilai kawasan Indonesia Timur, termasuk Maluku Utara, memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjawab berbagai macam tantangan di era saat ini. 

“Dunia saat ini sedang berpaling ke Indonesia Bagian Timur, termasuk Maluku Utara. Kekayaan alam yang melimpah serta wilayah kepulauan yang strategis menjadikan kawasan ini sangat penting di masa depan; baik untuk pariwisata, pusat perdagangan, maupun pusat peradaban,” ujarnya. 

Nasaruddin menambahkan, ia mengapresiasi keterbukaan masyarakat Maluku Utara dalam hidup berdampingan di tengah perbedaan beragama latar belakang. 

“Toleransi dan kebesaran hati masyarakat di Maluku Utara sangat luar biasa dalam menerima keberagaman tanpa membeda-bedakan etnis, suku, maupun agama. Inilah gambaran Indonesia yang sejati,” tandasnya. 
Bagikan Artikel