Berita

IAIN Ternate Tutup Hari Santri 2026: Terbitkan Buku Antologi dan Solidkan Sinergi Bersama Walikota Ternate

Kamis, 29 Oktober 2026 Umi Kalsum 22 kali dilihat
IAIN Ternate Tutup Hari Santri 2026: Terbitkan Buku Antologi dan Solidkan Sinergi Bersama Walikota Ternate
Keterangan Foto : Foto Bersama Kiri ke Kanan: Juri Lomba Pidato, Kepala SPI, Kabag Kesra Setda Kota Ternate, Kepala Biro AUAK IAIN Ternate, Walikota Ternate, Rektor IAIN Ternate, Juri Lomba Pidato, Warek III IAIN Ternate dengan (belakang) Para Pemenang Lomba Gebyar Hari Santri 2026 di Auditorium IAIN Ternate Kampus I Dufa-dufa. Kamis (29102026)


TERNATE — TERNATE — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate resmi menutup rangkaian kegiatan Gebyar Hari Santri 2026. Acara diawali dengan suguhan tarian samrah dari Sanggar Marimoi IAIN Ternate ini berlangsung meriah di Auditorium IAIN Ternate, Kampus I Dufa-Dufa, Kota Ternate, Kamis (29/10/2026).

Ajang penutupan puncak semarak Hari Santri 2026 ini dihadiri langsung oleh Rektor IAIN Ternate Dr. Adnan Mahmud, S.Ag., M.A., Walikota Ternate Dr. H.M. Tauhid Soleman, M.Si., Kepala Biro AUAK Jamaluddin Bugis, S.Ag., Kepala Bagian Kesra Setda Kota Ternate Muhammad Iksan, S.IP., M.Si., jajaran pimpinan sivitas akademika, serta ratusan peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa se-Provinsi Maluku Utara.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Jamaluddin Bugis, S.Ag. menyampaikan bahwa rangkaian peringatan Hari Santri 2026 di IAIN Ternate diisi dengan berbagai kegiatan konstruktif. Kegiatan tersebut meliputi bedah buku bersama narasumber lokal dan nasional, bakti sosial yang melibatkan sivitas akademika, hingga perlombaan edukatif: lomba karya tulis ilmiah dan pidato.

"Lomba pidato diikuti sebanyak 28 peserta dan lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) diikuti oleh 38 peserta. Kedua mata lomba ini diikuti oleh katergori pelajar dari SMA/SMK/MA dan mahasiswa se-Maluku Utara dengan mengusung tema besar ekoteologi dan moderasi beragama," ujar Jamaluddin.

Lebih lanjut Ketua Panitia menambahkan, pemilihan tema ekoteologi bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kerukunan, toleransi, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup bagi kalangan generasi muda di Maluku Utara.

Pesan Rektor: Apresiasi Karya Tulis hingga Progres Alih Bentuk UIN

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Ternate Dr. Adnan Mahmud, S.Ag., M.A. mengapresiasi antusiasme para peserta meskipun seluruh rangkaian penyisihan lomba dilakukan secara daring dan babak final secara luring.

Menurutnya, di tengah kebijakan efisiensi anggaran saat ini, IAIN Ternate tetap berkomitmen menyemarakkan Hari Santri 2026 sekaligus mendorong mahasiswa dan generasi alfa untuk memahami konsep ekoteologi dan moderasi beragama yang diekspresikan dalam bentuk karya ilmiah serta pidato.

"Bagi peserta yang belum menjadi juara, jangan berkecil hati. Tujuan utama kami adalah bagaimana adik-adik peserta dapat memahami ekoteologi dan moderasi beragama dan menunjukkan potensi melalui ekspresi pidato dan karya tulis ilmiah," tegas Rektor.

Sebagai bentuk apresiasi nyata, Rektor mengumumkan bahwa 10 hingga 15 karya tulis ilmiah terbaik akan didokumentasikan dan diterbitkan dalam bentuk buku bunga rampai (anthology). Momentum ini, lanjut Rektor, sekaligus dimanfaatkan untuk mensosialisasikan keberadaan IAIN Ternate menjelang Launching Penerimaan Mahasiswa Baru oleh Kementerian Agama pada Desember mendatang.

Pada kesempatan yang sama, Rektor kembali meminta dukungan penuh dari Pemerintah Kota Ternate serta doa dari seluruh sivitas akademika terkait progres alih bentuk institusi.

"Progres alih bentuk saat ini masih menunggu Kementerian PAN-RB yang tengah merumuskan grand design dari Kementerian Agama. Jelasnya, IAIN Ternate sudah masuk dalam skema alih bentuk tahun 2026," jelasnya.

Menutup sambutannya, Rektor turut mengundang seluruh sivitas akademika untuk hadir dalam Kuliah Umum bertajuk "Integrasi Keilmuan Peta Jalan UIN Sultan Baabullah Ternate" yang akan menghadirkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., pada Sabtu (31/10/2026). Acara tersebut sekaligus menjadi momentum penyampaian perkembangan terbaru terkait alih bentuk kampus.

Dukungan Penuh Walikota Ternate: Penguatan Ekonomi Jasa dan Usulan Format Baru Hari Santri

Sementara itu, Walikota Ternate Dr. H.M. Tauhid Soleman, M.Si. didampingi Kabag Kesra Muhammad Iksan, S.IP., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas undangan khusus menghadiri penutupan Hari Santri tersebut. Walikota menegaskan komitmen penuh Pemkot Ternate dalam mendukung alih bentuk IAIN Ternate menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Baabullah.

"Menilik nama Sultan Baabullah sebagai pahlawan nasional, pengakuan ketokohannya akan mempermudah kita mewujudkan UIN Sultan Baabullah. Keberadaan UIN nantinya juga akan sangat matching dengan nama Bandara Sultan Baabullah dan Korem 152/Babullah," ujar Walikota.

Walikota menekankan bahwa Ternate sebagai kota jasa — bukan kota berbasis sumber daya alam — sangat bergantung pada eksistensi perguruan tinggi dalam menggerakkan perekonomian daerah. Kehadiran ribuan mahasiswa yang menetap di Ternate memberikan multiplier effect positif bagi sektor kos-kosan, kuliner, dan jasa lainnya yang berkontribusi langsung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, Pemkot Ternate berkomitmen melengkapi fasilitas pendukung, seperti perbaikan infrastruktur jalan dan penerangan jalan umum di kawasan kampus bagian selatan kota.

Sebagai gagasan inovatif ke depan, Walikota mengusulkan agar pelaksanaan peringatan Hari Santri di tahun-tahun mendatang dapat dikemas dalam kegiatan luar ruangan (outdoor), seperti kegiatan tadabbur alam bersama.

"Jika di dalam ruangan, apa bedanya dengan seminar atau kuliah umum? Kegiatan di lingkungan terbuka tentu akan memberikan suasana baru dan bentuk pendidikan karakter yang segar bagi anak-anak santri kita," saran Walikota.

Menutup pidatonya, Walikota Ternate memberikan pantun penyemangat:

Sebelas kurang tiga… delapan

Mudah-mudahan ini membawa harapan

Bagikan berita

Pendaftaran mahasiswa baru dibuka setiap tahun.

Daftar Sekarang