Perkuat Sinergi Sosial dan Ekologis, Rektor IAIN Ternate Rangkul Masyarakat Lingkar Kampus Sambut Dies Natalis 60 tahun IAIN Ternate
Keterangan Foto Kolase : Suasana Pertemuan Silahturahmi Rektor IAIN Ternate dengan Masyarakat di Ruang Rapat Lantai II Gedung Rektorat, Kamis (5 Agustus 2026)
TERNATE — Memasuki usia enam dekade, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate mengukuhkan komitmen IAIN Ternate untuk memperkuat harmoni sosial melalui konsolidasi dialogis bersama masyarakat lingkar kampus. Pertemuan strategis yang diinisiasi oleh Rektor IAIN Ternate, Dr. Adnan Mahmud, S.Ag., M.A., ini diselenggarakan sebagai bagian dari implementasi slogan Kemenag/ Berdampak/ IAIN Berdampak.
Kemenag Berdampak adalah slogan dan program prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama untuk mewujudkan pelayanan dan program keagamaan yang memberikan manfaat nyata serta positif bagi masyarakat, mencakup isu kerukunan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, lingkungan, hingga digitalisasi layanan, dengan tujuan agar Kemenag (baca: IAIN Ternate) lebih hadir, melayani, dan memberikan dampak sosial yang signifikan.
Pertemuan silahturahmi Rektor IAIN Ternate dengan masyarakat berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026 di Ruang Rapat Lantai II Gedung Rektorat, dipimpin langsung oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan, Jamaludin Bugis, sekaligus menjadi momen sosialisasi rangkaian peringatan Dies Natalis 60 Tahun IAIN Ternate yang mengusung tema “Berkhidmat kepada Kebajikan",
Perayaan monumental yang dirangkaikan dengan wisuda sarjana dan magister tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2026 dan dipastikan dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A.
Dalam diskursus yang yang dihadiri Lurah Dufa-dufa dan perangkatnya, para tokoh masyarakat, pelaku UMKM dan warga masyarakat yang bermukim di sekitar kampus, Rektor mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan berpartisipasi merayakan acara Dies Natalis terutama untuk acara menyambut kedatangan menteri agama.
"IAIN Ternate bisa berdiri kokoh sampai usia 60 tahun ini tentu karena ada warga sekitar yang selalu menjaga dan mendukung. Momen besar ini milik kita bersama, Dan kami ingin memastikan kehadiran IAIN Ternate di sini membawa dampak nyata dan hubungan baik yang saling menopang " ujar Adnan.
Pertemuan ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi yang strategis. IAIN Ternate saat ini berada pada fase krusial percepatan alih bentuk kelembagaan menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Babullah Ternate. Kebijakan transformasi kelembagaan ini telah mendapat respons positif dari Kementerian Agama RI, yang menempatkan institusi ini sebagai salah satu prioritas pengembangan perguruan tinggi keagamaan di kawasan Indonesia Timur.
“Lagipula, keberhasilan agenda besar ini bukan cuma pencapaian kampus semata, melainkan kebanggaan bersama bagi kita masyarakat Ternate khususnya Dufa-dufa” tandas Rektor IAIN Ternate, Dr. Adnan Mahmud, M.A.