• Institut Agama Islam Negeri Ternate Indonesia

Rektor Dr Adnan Mahmud Kembali Tegaskan Soal Jadikan Perbankan Syariah Sebagai Prodi Eksekutif di IAIN Ternate

Rektor Dr Adnan Mahmud Kembali Tegaskan Soal Jadikan Perbankan Syariah Sebagai Prodi Eksekutif di IAIN Ternate

Keterangan Foto: Foto bersama Rektor  Dr Adnan Mahmud dengan para unsur pimpinan IAIN Ternate dan Branch Manager BSI KC Ternate, Suwarman serta jajarannya.

 
TERNATE – Tanpa mengabaikan program studi yang lain, target yang kami gulirkan adalah menjadikan program studi perbankan syariah (PBS) sebagai prodi eksekutif di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate. 

Hal ini disampaikan Rektor IAIN Ternate, Dr Adnan Mahmud saat bersama Branch Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Ternate, Suwarman meresmikan BSI Agen di Mini Bank Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Ternate, Rabu (29/7/2026). 

Menurut dia, prodi PBS harus menjadi mercusuar IAIN Ternate, serta mahasiswa PBS juga harus tampil lebih elegan dan memberi warna tersendiri dalam setiap kegiatan akademik. 

Untuk itu, dia mengharapkan Dekan FEBI IAIN Ternate harus cepat menentukkan skema prodi PBS dan memastikan program yang digulirkan berjalan secara maksimal. 

“bahwa nanti dalam proses rekrutmen calon mahasiswa baru, orang yang memilih prodi PBS harus memenuhi kualifikasi yang telah ditentukkan, jadi bukan hanya asal memilih, tapi memang nantinya diproyeksikan bekerja di lembaga perbankan dan lembaga keuangan nonbank,” ucapnya. 

Dalam pelaksanaan kegiatan akademik juga, kata dia, anak-anak dari prodi PBS harus menampilkan gradasi yang berbeda, seperti dari segi berbusana maupun dari aspek lainnya sebagaimana terpotret dari lembaga perbankan. 

“Jadi misalnya ketika melihat mahasiswa yang memakai High heels dan jas atau memakai batik, praktis masyarakat sudah bisa menebak dia adalah mahasiswi prodi perbankan syariah IAIN Ternate,” katanya. 

Adnan menambahkan, sebagai prodi eksekutif dan lulusannya siap pakai, sehingga selain mahasiswa menerima teori di dalam kelas, peningkatan softskill diperlukan agar mahasiswa dapat memiliki keterampilan berinteraksi dengan orang lain, serta melakukan pelayanan secara baik ketika diterjunkan ke dunia kerja. 

“Mini Bank dan laboratorium komputer menjadi wadah yang representatif untuk penguatan skill mahasiswa PBS, terlebih keberadaan BSI Agen menjadi tempat untuk mahasiswa PBS mengasah kemampuan sebelum terjun ke dunia kerja,” tandasnya.