Raih Satu Emas dan Satu Perunggu di Kota Lima Dimensi, Kado Spesial Kontingen Poros Intim untuk Perayaan Dies Natalis IAIN Ternate ke-60
Keterangan Foto: Kontingan Poros Intim IAIN Ternate melakukan foto bersama dengan Rektor Dr Adnan Mahmud, M.A dan para Wakil Rektor seusai upacara penyambutan yang berlangsung di lapangan ucapara IAIN Ternate, Senin (20/7/2026).
TERNATE – Kontingen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Maluku Utara, yang berlaga di event Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Indonesia Timur (POROS INTIM) IV yang berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah berhasil mencatatkan prestasi membanggakan.
Dari sejumlah lomba yang diikuti, dua mahasiswa sukses menggondol medali, yakni Sachnaz Muthmainnah Alhadar berhasil meraih medali emas pada cabang lomba Musabaqah Qira’atul Kutub Putri dan Siti Aulia Asri menyabet medali perunggu pada lomba kaligrafi.
Prestasi yang diraih di kota Palu atau yang dijuluki kota lima dimensi tersebut menegaskan bahwa kontingen IAIN Ternate kembali menorehkan prestasi seperti pada even yang sama pada 2024 lalu di kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, dan prestasi kali ini dinilai sangat spesial, lantaran menjadi kado spesial perayaan Dies Natalis IAIN Ternate ke-60 di tahun 2026.
Wakil Rektor IAIN Ternate Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr Fatum Abubakar, S.Ag., M.Ag menuturkan pada event Poros Intim IV tahun 2026 di UIN Datokarama Palu, pihaknya menargetkan meraih prestasi pada setiap mata lomba yang diikuti kontingen dari IAIN Ternate.
Namun, menurut dia, even yang diikuti seluruh PTKIN di wilayah Timur Indonesia tersebut persaingannya cukup ketat, sehingga prestasi yang diraih kontingen dari IAIN Ternate dinilai menjadi kebanggaan bagi civitas akademika IAIN Ternate.
“Memang target kami setidaknya membawa pulang enam atau lebih medali, hanya saja persaingan pada even Poros Intim kali ini cukup ketat, sehingga kontingen IAIN Ternate hanya mampu berhasil mencatat prestasi pada dua mata lomba,” terangnya, kamis (23/7/2026).
Perempuan peraih predikat cumlaude pada program Doktor UIN Sunan Kalijaga tahun 2020 itu menyampaikan, walaupun target yang diusung kontingen IAIN Ternate belum tercapai, tapi prestasi yang ditorehkan di kota Palu setidaknya memantik mahasiswa IAIN Ternate untuk menatap even Poros Intim tahun 2028 mendatang yang berlangsung di kota Ternate.
“Iya, walaupun target belum tercapai, tapi ini menjadi motivasi bagi kami untuk menatap event Poros Intim tahun 2028, terlebih IAIN Ternate ditetapkan sebagai tuan rumah,” ujarnya.
“Tentu prestasi yang diraih di Palu tidak menyurutkan semangat, dan kami berkomitmen terus melakukan pembinaan untuk menatap even Poros Intim V di tahun 2028,” sambungnya.
Kandidat guru besar pada bidang Hukum Keluarga Islam di Fakultas Syariah IAIN Ternate itu menambahkan, skema pembinaan bakat minat mahasiswa IAIN Ternate bakal matangkan untuk menyongsong pelaksanaan Poros Intim V tahun 2028, sehingga dirinya meminta dukungan civitas akademika IAIN Ternate.
“Harus kita satu persepsi dan saling mendukung untuk melakukan pembinaan terhadap mahasiswa-mahasiswa yang memiliki bakat dan minat sesuai mata lomba yang dilombakan pada pelaksanaan Poros Intim,” katanya, mengakhiri. (*)