• Institut Agama Islam Negeri Ternate Indonesia

Target Gondol Medali Emas di Setiap Cabor, Rektor Dr Adnan Mahmud Bakar Semangat Kontingen Poros Intim IAIN Ternate

Target Gondol Medali Emas di Setiap Cabor, Rektor Dr Adnan Mahmud Bakar Semangat Kontingen Poros Intim IAIN Ternate

Keterangan Foto: Rektor Dr Adnan Mahmud saat melepas kontingen Poros Intim IAIN Ternate, Kamis (2/7/2026)

 
TERNATE -- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Maluku Utara, Dr Adnan Mahmud, M.A melepas kontingen IAIN Ternate untuk mengikuti event Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (POROS INTIM PTKIN) se-Indonesia Timur IV tahun 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah. 

Upacara pelepasan kontingen Poros Intim berlangsung di gedung rektorat IAIN Ternate, Kamis (2/7/2026) di hadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Dr Sukardi Abbas, S.Pd., M.Pd.Si., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Dr Mubin Noho, M.Ag, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr Fatum Abubakar, S.Ag., M.Ag., dan ketua kontingen Baharudin, S.Ag., MA, Wakil Dekan (Wadek) I FUAD, Dr Muhammad Amri, M.Th.I, dan Wadek I Fak. Syari’ah, Abu Sahman Nasim, S. Ag., LL.M. 

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Dr Adnan Mahmud menyampaikan bahwa pelaksanaan Poros Intim IV berlangsung pada 6-11 Juli 2026, dan kontingen dari IAIN Ternate bakal bersaing dengan kontingen dari 14 PTKIN se-Indonesia Timur. Untuk itu, dia menegaskan kontingen Poros Intim IAIN Ternate harus optimis dan mengusung target menggondol medali emas pada setiap Cabang Olahraga. 

“Harus keluarkan dan tunjukkan potensi dan bakat yang dimiliki, serta menargetkan menggondol prestasi pada setiap cabang olahraga yang dilombakan,” tegasnya. 

“Anggaplah setiap pertandingan adalah final, untuk itu harus fight demi catatkan prestasi,” imbuhnya. 

Mantan Wakil Rektor IAIN Ternate Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga itu juga meminta kepada kontingen Poros Intim harus menjaga kekompokkan dan tetap menjunjung sportivitas selama berlangsungnya event Poros Intim di UIN Datokarama Palu. 

“Ketika emosi tidak terkendali, maka semua skill dan kemampuan yang kita miliki akan buyar,” ujarnya 

“Kesehatan juga menjadi hal utama, serta tetap menjaga disiplin dalam mengikuti event,” pintanya. 

Selain itu, Poros Intim, lanjut dia merupakan even strategis yang menghadirkan persaingan ketat dalam memperebutkan gelar juara, sehingga dituntut harus memusatkan perhatian dalam mengikuti perlombaan, agar taget yang diusung dapat dicapai. 

“Ajang ini memberikan makna positif yang nyata dalam persaingan, jadi harus konsentrasi untuk catatkan prestasi,” katanya. 

“Seluruh civitas akademika IAIN Ternate memberi dukungan dan do’a, semoga perjalanan menuju kota Palu, Sulawesi Tengah tanpa hambatan, serta kontingen IAIN Ternate selalu dalam lindungan Allah Swt,” ucapnya. 

Adnan menambahkan, pada pelaksanaan event Poros Intim kali ini, kontingen dari IAIN Ternate berpartisipasi pada lomba Bulu Tangkis Ganda Putra, Pencak Silat Putra, Pencak Silat Putri, Karya Tulis Ilmiah Al-Quran Putra, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Putri, Karya Tulis Ilmiah Al-Hadist Putra, Debat Konstitusi, MTQ Putra, MTQ Putri, Musabaqah Hifdzil Qur’an 10 Juz Putra, Musabaqoh Hifdzil Qur’an 10 Juz Putri, Musabaqoh Qira’atul Kutub Putri, Pop Solo Islami Putri, Kaligrafi, Pidato Tausiyah Putra dan Pidato Tausiyah Putri. 

Sekadar diketahui, pada event Poros Intim III tahun 2024 lalu yang berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kontingen IAIN Ternate berpartisipasi pada 7 jenis lomba yakni Musabaqah Tilawatil Qur’an, Musabaqah Hafalan Qur’an, Lagu Religi Islami, Lomba Tausiyah, Debat Konstitusi, Lomba Karya Tulis Ilmiah Al Quran (KTIQ), dan lomba Kaligrafi. 

Dari sejumlah lomba yang diikuti tersebut, berhasil menyumbang medali emas, perak dan perunggu yaitu Ainnunisya Fabanyo yang tampil pada lomba Tilawah Putri meraih juara I (medali emas), kemudian tim debat konstitusi yang diikuti oleh 3 mahasiswa Fakultas Syari’ah, Alfian M. Hamzah, Muhammad Rizki dan Siti Nurwiza Sukatman meraih medali perak. 

Sedangkan 2 medali perunggu, disumbangkan oleh Badwi Pina dan Annisa Hanif Latifa pada cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah Al Quran (KTIQ) pada kategori putra dan putri.(*)
 
Editor   : Hilman Idrus
Peliput : Umi Kalsum