Mubes SEMA dan DEMA FEBI IAIN Ternate Resmi Dihelat, Dua Paslon Resmi Bertarung
Keterangan Foto: Pengurus SEMA dan DEMA Fakultas EKonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Ternate melakukan foto bersama seusai acara pembukaan.
TERNATE – Pengurus Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Ternate, Maluku Utara menggelar musyawarah besar (Mubes) V untuk memilih ketua umum masa bhakti 2026-2027.
Mubes bertajuk mewujudkan gerakan mahasiswa FEBI yang adaptif, kolaboratif dan berdaya inovasi, berlangsung di studio FEBI IAIN Ternate, Jum’at (1/5/2026).
Ketua panitia Mubes, Dafrie Kusnan saat membacakan laporan kegiatan menyampaikan, pelaksanaan Mubes berlangsung selama dua hari, yakni Jum’at sampai sabtu (1-2 Mei 2026).
Dia mengungkapkan, Mubes SEMA-DEMA kali ini hanya dua pasangan calon yang siap bertarung, yakni Rivaldi Mokodompit yang berpasangan dengan Nurlaela Hamid dan Rival Hi Yahya dengan Fardi Jamal.
“Semoga pelaksanaan musyawarah dapat berjalan sesuai dengan harapan,” katanya, Jum’at (1/5/2026).
Sedangkan ketua DEMA FEBI IAIN Ternate demisioner, Mursal Adam berharap Mubes V di tahun 2026 ini nantinya melahirkan ketua SEMA dan DEMA yang memiliki komitmen tinggi untuk memajukan organisasi.
“Harapan kami, Mubes V ini melahirkan pemimpin yang bisa menjalankan roda organisasi secara baik, serta mampu menghadirkan perubahan dan mendukung kebijakan yang digulirkan pimpinan FEBI IAIN Ternate,” pintanya.
Sementara Kasubbag TU FEBI IAIN Ternate, Hilman Idrus mewakili Dekan FEBI membuka kegiatan Mubes mengharapkan pelaksanaan Mubes berlangsung dengan baik, tertib, dan demokratis.
Dia menegaskan, Mubes Sema-Dema jangan dinilai sebagai momentum sekadar berkompetisi untuk menjadi pemimpin organisasi, melainkan harus meneguhkan komitmen untuk memberi yang terbaik pada organisasi, serta menentukkan langkah strategis dalam mewujudkan kolaborasi untuk mendukung kemajuan FEBI.
“Siapapun yang terpilih sebagai ketua Sema dan Dema harus berkomitmen memberikan yang terbaik untuk organisasi, serta berkontribusi terhadap kemajuan FEBI,” ucapnya.
Hilman menuturkan, organisasi kemahasiswaan merupakan wadah yang representatif untuk membangun kecakapan kepemimpinan serta keterampilan sosial mahasiswa. Sehingga kepemimpinan mahasiswa, kata dia, harus dibangun di atas nilai kejujuran, tanggung jawab dan kepatuhan pada aturan.
“Setiap paslon silahkan berkompetisi dan harus berkomimen untuk tetap menjunjung tinggi nilai etika dan kepatuhan pada aturan,” ujarnya.
Hilman mengungkapkan, saat ini pimpinan FEBI IAIN Ternate menentukkan langkah strategis untuk mendorong setiap program studi meraih akreditasi unggul, serta mendongkrak grafik mahasiswa baru, sehingga dibutuhkan peran pimpinan organisasi kemahasiswaan dalam membantu fakultas untuk mewujudkan langkah tersebut.
Selain itu, dia menyampaikan bahwa pimpinan FEBI IAIN Ternate tetap berkomitmen memberi ruang untuk mahasiswa berproses dan berkembang di setiap organisasi kemahasiswaan.
Dan’ wujud komitmen tersebut, lanjut dia, dibuktikan dengan men-support setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi kemahasiswaan yang ada di FEBI, serta membimbing mahasiswa untuk mensukseskan setiap program kerja yang telah ditetapkan.
“Komitmen pimpinan fakultas sangat jelas, bahwa tetap mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa,” katanya.
Dia menambahkan, hal terpenting yang patut digenggam oleh ketua DEMA FEBI masa bhakti 2026-2027 yakni menyusun skema kepemimpinan kolaboratif, agar roda organisasi berjalan secara maksimal.
“Kepemimpinan kolaboratif dinilai sebagai pendekatan kepemimpinan yang mempromosikan kerja sama, komunikasi, dan pemberdayaan anggota, serta mampu mengatasi tantangan dan menciptakan solusi yang inovatif untuk kemajuan organisasi,” katanya.
“Tema yang diusung dalam pelaksanaan Mubes V di tahun 2026 ini menghadirkan pesan yang jelas, yakni kolaboratif dan berdaya inovasi, sehingga siapapun yang nantinya terpilih sebagai ketua Dema harus berkomitmen mengimplementasikannya,” tandasnya. (*)