Kantor Perwakilan BI Malut Kembali Kucurkan Beasiswa untuk Mahasiswa IAIN Ternate, Rektor: Memberi Kepastian soal pengembagan SDM di Malut
Keterangan Foto: Rektor IAIN Ternate Dr Adnan Mahmud, S.Ag., M.A dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara Handi Susila melakukan foto bersama dengan para Dekan dan Pimpinan Unit serta sejumlah Pejabat dari Kantor BI Perwakilan Malut seusasi penandatanganan perjanjian kerja sama di Lt. II gedung Rektorat IAIN Ternate, Selasa (17/3/2026).
TERNATE – Setelah jeda selama setahun, pemberian beasiswa berprestasi dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara untuk mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate kembali dikucurkan.
Hal disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Handi Susila di kampus IAIN Ternate saat berlangsungnya penandatanganan perjanjian kerja sama dengan IAIN Ternate, Selasa (17/3/2026).
Dia mengungkapkan bahwa saat jeda penyaluran beasiswa pada 2025 lalu, pihaknya melakukan review terkait beberapa program penting termasuk penguatan program pemberian bantuan beasiswa untuk mahasiswa.
“Alhamdulillah, pada tahun 2026 ini dapat disalurkan kembali dan sekaligus penguatan program pendidikan bank central untuk seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia,” ujarnya.
“Untuk program pendidikan bank central, merupakan hasil review untuk dapat memperkuat pelaksanaan program secara efektif dan efisien dan tata kelola. Karena kami setiap saat terus meningkatkan tata kelola, termasuk terkait penyaluran program beasiswa,” sambungnya.
Mantan Kepala Tim Protokol & Pengamanan Dewan Gubernur (2022–2026) itu menjelaskan, pemberian beasiswa untuk mahasiswa di tahun 2026 relatif sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya; baik itu proses seleksi dan kriteria-kriteria baku dan mekanismenya.
Dia menegaskan, pemberian bantuan beasiswa BI tidak hanya diberikan secara financial, melainkan disertai kegiatan capacity building (upaya untuk meningkatkan kapasitas individu, kelompok, atau organisasi, red) kepada mahasiswa yang tergabung dalam komunitas GenBI (Generasi Baru Indonesia).
“Sudah kita Maintenance, dan akan terus dilakukan penguatan dari sisi Maintenance, jadi kita tidak hanya memberi bantuan financial saja, tapi mereka juga akan kita libatkan dalam berbagai kegiatan di bank Indonesia,” tegasnya.
Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) pada bidang Teknik Industri itu menambahkan, untuk mahasiswa penerima bantuan beasiswa BI bakal dilibatkan pada sejumlah kegiatan yang sifatnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat yang digelar BI.
Selain itu, lanjut dia, ada sejumlah kegiatan yang sifatnya untuk pengembangan UMKM di Malut yang juga dilibatkan mahasiswa penerima bantuan beasiswa di komunitas GenBI Malut.
“Dengan harapan mahasiswa yang tergabung di GenBI, nantinya memperoleh pengalaman yang dapat membentuk karakter, kemudian dari sisi leadership, agar supaya mereka dapat mandiri dan termotivasi untuk menyelesaikan studi dengan baik,” ucapnya.
Sementara bantuan beasiswa di tahun 2026 ini, kata dia, salah satu penguatan yang dilakukan BI yakni perjanjian kerja sama. Hal ini dilakukan mengikuti skema reorganisasi Gubernur BI.
“Tahun ini beasiswa dan pendidikan bank central dijadikan satu di bawah satu departemen, yakni bank Indonesia Institut di Jakarta. Ini juga menjadi konsen, kita akan melakukan penguatan pendidikan bank central di setiap perguruan tinggi yang akan kami fasilitasi untuk mendapatkan beasiswa tersebut,” tandasnya.
Sementara itu, Rektor IAIN Ternate, Dr Adnan Mahmud, S.Ag., M.A menyampaikan rasa syukur dan bangga atas program pemberian bantuan beasiswa dari BI yang kembali dikucurkan di tahun 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada kantor perwakilan BI di Maluku Utara, program yang digulirkan terkait dengan beasiswa prestasi untuk mahasiswa ini memberi dampak positif terhadap prestasi mahasiswa,” katanya.
Dia mengungkapkan, pemberian bantuan beasiswa dari Bank Indonesia untuk mahasiswa di IAIN Ternate berlangsung pada tahun 2012 sampai 2024, dengan total mahasiswa penerima beasiswa berjumlah 590 mahasiswa.
Menurut dia, langkah yang dilakukan kantor perwakilan BI di Malut dengan program beasiswa dinilai memberi kepastian soal pengembagan SDM di Malut.
Untuk dia, dia sangat mengapresiasi dan menilai pemberian bantuan beasiswa dari kantor perwakilan BI Malut untuk mahasiswa di IAIN Ternate merupakan sebuah langkah yang tepat dalam membantu program pengembangan SDM.
“Alhamdulillah di tahun 2026 ini ternyata beasiswa BI kembali direalisasi, ini merupakan suatu kehormatan, lantaran kantor perwakilan Bank BI di Maluku Utara menjadikan IAIN Ternate sebagai partner untuk mengembangkan SDM di Maluku Utara,” ujarnya.
Mantan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga itu menilai pemberian bantuan beasiswa memberi motivasi kepada mahasiswa, pasalnya pada setiap tahun kerap ada mahasiswa yang memilih berhenti kuliah karena alasan tidak sanggup dengan biaya pendidikan.
Karena itu, dengan bantuan beasiswa BI, diyakini dapat mengurangi beban mahasiswa terkait biaya studi di IAIN Ternate. Walaupun kata dia, sebelumnya IAIN Ternate telah membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk membantu mahasiswa kurang mampu, namun menurut dia bantuan beasiswa dari BI dianggap paling tepat untuk membantu perguruan tinggi dalam mengatasi persoalan tersebut.
“Biasanya banyak yang berhenti kuliah karena alasannya terkait biaya perkuliahan, karena itu kami di IAIN Ternate membentuk Unit Pengumpul Zakat untuk mengantisipasi hal tersebut, dengan harapan mendorong mahasiswa yang mengalami hambatan biaya perkuliahan,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, ikut hadir dalam penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilakukan Rektor IAIN Ternate Dr Adnan Mahmud, S.Ag., M.A dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara Handi Susila, yakni seluruh Dekan dan pimpinan unit di IAIN Ternate. Sementara itu ada empat pejabat yang mendampingi Kepala Perwakilan BI Malut, yakni Fadhil Muhammad, Deputi Kepala Perwakilan, Muhammad Hanif, Analis Pengembangan UMKM, EKsyar dan Keuangan Inklusif, Faujia Tilaar, Analis Pengembangan UMKM EKsyar dan Keuangan Inklusif dan Safrizal Ariq Al Aziz, Kepala Seksi Kehumasan. (*)