Resmi Gedung FTIK IAIN Ternate, Ini Pesan Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin
Keterangan foto: Sekjen Kemenag, Prof Dr Phil H Kamaruddin Amin, M.A saat menandatangani prasasti gedung FTIK IAIN Ternate, yang didampingi Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, Rektor IAIN Ternate, Radjiman Ismail, Kakanwil Agama Malut, Amar Manaf dan Kepala Biro AUAK, Jamaluddin Bugis.
TERNATE -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama Prof Dr Phil H Kamaruddin Amin, M.A meresmikan Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tenate, di kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, kota Ternate, Minggu (15/2/2026).
Peresmian gedung FTIK yang dibangun pada tahun 2024 dengan total anggaran Rp 45,8 Miliar dari sumber anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) itu, ditandai dengan penandatanganan prasasti di ruang utama dan disaksikan oleh sivitas akademika IAIN Ternate.
Dalam kesempatan tersebut, Sekjen Kemenag Prof Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa hal terpenting yang dilakukan Perguruan Tinggi adalah harus bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak, terutama pemerintah daerah; baik kabupaten/kota dan provinsi.
Menurut dia, hal tersebut harus menjadi perhatian serius dalam membangun kerja sama untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta meningkatkan kualitas kehidupan warga bangsa dan umat.
“Mudah-mudahan IAIN Ternate sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yang Insha Allah meningkatkan kualitas kehidupan warga bangsa dan umat,” ucapnya.
Selain itu, dia juga menegaskan bahwa, IAIN Ternate harus terus meningkatkan kualitas, serta memberikan semangat dan kepercayaan diri kepada mahasiswa.
“Harus buktikan bahwa anak-anak tidak salah memilih kampus, sebab alumni dari IAIN Ternate sudah begitu banyak berkiprah di segala lini kehidupan, dan berkontribusi untuk kemajuan daerah, bangsa dan negara,” tegasnya.
“Karena sudah ada alumni yang menjadi Wakil Gubernur Maluku Utara, Kakanwil Agama, Bupati, Wakil Bupati, ketua dan anggota DPRD, Kakanmenag, Dosen, dan Kepala Sekolah,” sambungnya.
Mantan Ditjen Bimas Islam Kemenag di era Menteri Agama Fachrul Razi itu menyampaikan bahwa di era transformasi digital saat ini, tenaga pendidik (dosen) juga dituntut harus terlibat dalam dinamika akademik intelektual global.
Dengan begitu, dosen harus selalu intens membaca literatur-literatur internasional, serta membaca perkembangan dunia, sehingga dapat meningkatkan kompetensi akademik dan dapat bersaing dengan akademisi di negara-negara maju.
“Seperti ahli tafsir, harus punya koneksi dengan ahli tafsir di seluruh dunia, dan apapun jurusan kita, harus terkoneksi secara internasional,” ujarnya.
“Di era transformasi digital, kita terkoneksi secara global, sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk tidak maju dan berkembang,” tandasnya.
Sementara Rektor IAIN Ternate Prof Radjiman Ismail menyampaikan bahwa pada tahun 2024 lalu, IAIN Ternate mendapat suntikan anggaran yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan total Rp 45,8 miliar untuk pembangunan gedung kuliah.
Dia mengungkapkan, setelah mendapat anggaran tersebut, pihaknya menetapkan untuk membangun gedung FTIK dengan target terobosan pengembangan kelembagaan, sehingga IAIN Ternate kata dia, tidak melaksanakan kegiatan akademik terpusat di utara kota Ternate, melainkan juga dilakukan di Ternate Selatan.
“Lahan yang diberikan Kementerian Agama, kami manfaatkan untuk pembangunan gedung FTIK, anggaranya dari SBSN,” terangnya.
“Ruang kuliah sebanyak 20 kelas termasuk ruang untuk Smart classroom, kemudian ada 30 ruang pendukung layanan akademik, mulai ruang Dekan sampai ruang Ormawa (organisasi kemahasiswaan, red).
Mantan Dekan FTIK IAIN Ternate itu, membeberkan setelah proses proses perkuliahan berlangsung di kampus II, pihaknya menargetkan penambahan gedung khusus untuk perpustakaan, hal ini dilakukan, kata dia, untuk pengembangan FTIK ke depan.
Terkait pengembangan kelembagaan, lanjut dia, pada 2025 lalu pihaknya telah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 66 Miliar untuk pengembangan kampus.
“Rencana pengembangannya, kami masih butuh lahan tambahan sekitar 13,3 hektar, dan kami sudah ajukan ke Kemenag, semoga mendapat dukungan,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, peresmian Gedung FTIK IAIN Ternate, Sekjen Kemenag Prof Kamaruddin Amin didampingi Wakil Gubernur Malut, H. Sarbin Sehe dan Kakanwil Agama Malut, H. Amat Manaf. Sementara dari IAIN Ternate, selain Rektor, juga Kepala Biro AUAK IAIN Ternate, Jamaluddin Bugis, M.Pd, Para Warek, serta para Dekan dan sejumlah unsur pimpinan di lingkup IAIN Ternate. (*)